Mbak Ayu

Pemesanan / Pengiriman

081226888103 / 085799777903

Telpon : 0291 4260 242

metafisika103@gmail.com

BBM 1: 5FC58CE5

BBM 2: 79398E99

LINE: @soz0420q

Whatsapp: 081 226 888 103

 

chat wa otomatis ki sabrang alam

 

Ki Sabrang Alam

Kontak Ki Sabrang Alam Silahkan

Hubungi Staff Kami

 

Hari & Jam Kerja

Senin - Sabtu, 08:00 - 16:00 WIB

Minggu & Tanggal Merah Kami Libur

Di Luar Jam Kerja, Bisa Email / SMS

 

ki sabrang alam di acara kompas tv

 

 

Inilah Cara Merawat Keris Pusaka yang Benar dan Praktis

Artikel » Inilah Cara Merawat Keris Pusaka yang Benar dan Praktis

Menjamas (merawat) Keris Pusaka adalah proses dimana merawat dan menjaga Keris Pusaka agar tetap bebas dari karat dan selalu terjaga dari tanda-tanda kerusakan. Cara merawat Keris Pusaka ini dimulai dari proses membersihkan dari karat atau yang biasa disebut dengan mutih, mewarangi, sampai dengan meminyaki dan memberi wewangian pada Keris. Semua proses dalam merawat Keris Pusaka tadi harus dilakukan secara berurutan. Semua proses ini disebut dengan  Jamasan Keris. Pada postingan kali ini akan hanya dibahas mengenai proses mutih saja. Dari semua tahap tadi yang terpenting adalah sikap batin kita yang harus “nderek langkung” alias permisi, menghormati, dan tidak meremehkan. Hal tersebut merupakan penghormatan kita atas kerja sang empu (pembuat keris) dan atas berkah Tuhan YME terhadap Keris Pusaka tersebut.

 

Proses Merawat Keris Pusaka Tahap Mutih

Proses yang pertama dalam cara merawat keris adalah “mutih” atau yang diartikan sebagai mencuci keris. Ini merupakan syarat mutlak agar bilah keris dapat diwarangi dengan baik. Proses mutih akan membersihkan Keris Pusaka dari berbagai noda, kotoran, dan karat termasuk warangan yang telah menempel sebelumnya. Salah satu cara tradisional mutih adalah sebagai berikut:

  1. Rendamlah bilah keris dengan air kelapa tua selama beberapa hari, ini tergantung dengan banyaknya kotoran atau karat pada bilah keris.
  2. Gosok bilah keris dengan jeruk nipis sampai menjadi putih keperakan.
  3. Selanjutnya Buah lerak dibuang isinya dan diberi sedikit air dalam mangkok agar berbusa.
  4. Dengan sikat halus, gosok keris yang telah dimandikan tadi dengan air dari buah lerak.
  5. Perlu diperhatikan saat menggosok keris dengan sikat jangan dibolak-balik.
  6. Sebaiknya dimulai dari pesi sampai ganja terus ke awak-awak hingga pucuk.
  7. Lakukan dengan pelan dan mantap sampai benar-benar bersih.
  8. Lebih hati-hati lagi jika Anda membersihkan keris kinatah atau keris yang kembang kacangnya sudah tipis.
  9. Lakukan pada bilah keris baliknya.
  10. Setelah benar-benar bersih, keringkan dengan menggunakan kain bersih dengan cara memijit-mijitkan kain ke seluruh bagian keris.
  11. Keris yang telah kering disiram lagi dengan air bersih dan keringkan kembali seperti sebelumnya.

Berikut beberapa cara alternatif dalam proses mutih, yaitu:

  1. Direndam dalam air perasan jeruk nipis.

Akan lebih baik jika kulit buah dikupas sebelum diperas. Karena kulit jeruk dapat menyebabkan bilah keris menjadi agak kemerah-merahan. Seringlah untuk mengecek waktu perendaman karena air jeruk ini dapat merusak besi keris jika terlalu lama direndam. Proses ini biasanya membutuhkan waktu sektar 6 jam sampai 1 hari tergantung kualitas warangan yang lama.

  1. Jika Anda tidak ingin terlalu merusak besi keris, Anda dapat menggunakan air kelapa tua.

Untuk proses ini membutuhkan waktu lebih lama antara 2 – 5 hari tergantung warangan yang melekat pada bilah keris. Jika menggunakan cara ini, maka tiap hari kita perlu membersihkan keris dengan sabun colek. Setelah kering dan sabun bersih, maka dimasukkan lagi dengan air kelapa. Tetapi jangan mengganti air kelapa tersebut, maksudnya tetap menggunakan air kelapa sebelumnya tidak masalah.

  1. Jika Anda ingin instant, Anda dapat menggunakan air campuran dengan serbuk sitrun.

Tetapi ini jelas tidak dianjurkan karena dapat membuat bilah keris berpori atau berbintik. Jadi serat besi akan hilang.

Setelah itu keris dioles dengan jeruk nipis yang sudah di kupas dan dibelah menjadi 2 bagian. Atau dapat ditambahkan dengan abu gosok, dimana belahan jeruk dimasukkan ke wadah abu gosok dan dioleskan ke keris kemudian cuci dengan air bersih. Memutih keris dapat dilakukan siapa saja. Setelah bilah bebas karat dan disikat sabun colek jeruk nipis, ya tinggal disikat terus pelan-pelan. Sabun – jeruk – sabun – jeruk sampai nyaris “putih” kemilau. Jangan pernah Anda memutihkan keris dengan cara di ampelas atau apalagi di kikir.